Bagaimana bank syariah bisa bersaing di era AI? Pertanyaan ini menjadi fokus utama dalam program pelatihan yang digelar Muamalat Institute pada 3 Desember 2025 di Bank Muamalat Tower, Jakarta.
Program bertajuk "Leading Business Strategy and Innovation in Digital Disruption Era" ini menghadirkan dua narasumber dari SocialX, Telkom University, untuk membekali para pemimpin bisnis perbankan dengan strategi menghadapi transformasi digital.
Strategi AI untuk Pemimpin Perbankan
Prof. Andry Alamsyah, Guru Besar Digital Business Strategy dari School of Economics & Business, Telkom University, membawakan materi "Competing in the Digital Age: AI Strategy for Banking Leaders".
Dalam sesinya, Prof. Andry membahas empat pilar strategi AI untuk perbankan: pengalaman pelanggan berbasis AI, manajemen risiko cerdas, keunggulan operasional, dan inovasi produk. Beliau juga menekankan pentingnya membangun fondasi yang kuat sebelum implementasi AI—mulai dari infrastruktur data, pengembangan talenta, hingga tata kelola AI yang bertanggung jawab.
Data Analytics untuk Keputusan Strategis
Sesi kedua dibawakan oleh Herry Irawan MM., MT., Dosen Program Studi S1 Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Telkom University. Topik yang diangkat adalah "Data Analytics & Decision Intelligence".
Herry Irawan menjelaskan bagaimana mengubah data menjadi keputusan strategis yang terukur. Melalui studi kasus seperti analisis Voice of Customer dan process mining, peserta mempelajari cara analitik menciptakan nilai dalam tiga area utama: pertumbuhan bisnis (segmentasi pelanggan dan pencegahan churn), manajemen risiko (sistem peringatan dini), dan efisiensi operasional.
Pendekatan Interaktif
Pelatihan ini menerapkan pendekatan interaktif dengan kombinasi pemaparan materi, diskusi terbuka, dan sesi tanya jawab. Format ini memungkinkan peserta berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai tantangan dan peluang yang mereka hadapi di lapangan.
Para peserta yang hadir merupakan pemimpin bisnis dan profesional dari berbagai unit di lingkungan perbankan syariah. Mereka aktif berdiskusi tentang penerapan praktis strategi yang disampaikan dalam konteks bisnis masing-masing.
Kolaborasi untuk Pengembangan Kompetensi
Kolaborasi antara Muamalat Institute dan SocialX dalam program ini bertujuan meningkatkan kompetensi para pemimpin di industri perbankan syariah Indonesia. Peserta diharapkan dapat menerapkan strategi dan wawasan yang diperoleh untuk menghadapi dinamika transformasi digital, khususnya dalam pengambilan keputusan berbasis data dan pemanfaatan AI.
Transformasi digital bukan lagi pilihan—ini keharusan. Bank yang mampu memanfaatkan AI dan data analytics secara efektif akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan di pasar perbankan syariah.
SocialX berkomitmen mendukung transformasi digital melalui pelatihan, konsultasi, dan solusi data. Untuk informasi lebih lanjut tentang program corporate training, hubungi kami.

