Bandung, 2 April 2026—SocialX mendapat kehormatan untuk diundang sebagai pengisi sesi workshop dalam agenda FGD Jawa Barat 2026 yang diselenggarakan oleh APBISDI (Asosiasi Profesi dan Pendidikan Bisnis Digital Indonesia). Acara bertajuk “Connect, Collaborate, Create” ini menjadi forum strategis bagi para pemangku kepentingan di dunia pendidikan bisnis digital untuk bersilaturahmi, melakukan benchmarking kurikulum, serta memperkuat visi misi bersama di tengah tren kebutuhan pendidikan yang terus berkembang.
Dalam acara tersebut, SocialX mengisi sesi workshop dengan tema “Riset Berbasis Big Data” yang dipresentasikan oleh Apriandito, Director of SocialX. Sesi ini tidak hanya memaparkan konsep dan urgensi riset berbasis data besar dalam konteks pendidikan dan industri bisnis digital, tetapi juga menghadirkan hands-on practice langsung menggunakan platform www.socialx.id bersama tim SocialX.
Para peserta diajak untuk merasakan secara langsung bagaimana platform SocialX dapat dimanfaatkan sebagai alat riset yang andal. Mulai dari mengolah data media sosial berskala besar, mengidentifikasi tren percakapan publik, hingga menghasilkan insight yang relevan untuk pengambilan keputusan di bidang pendidikan maupun bisnis.
Keterlibatan SocialX dalam forum ini mencerminkan semakin besarnya kebutuhan akan literasi data di kalangan akademisi dan praktisi bisnis digital. Di era di mana volume data tumbuh eksponensial, kemampuan untuk membaca dan menginterpretasikan data secara strategis menjadi kompetensi yang tidak dapat ditunda.
Melalui sesi ini, SocialX ingin menunjukkan bahwa riset berbasis big data bukan hanya domain peneliti senior atau korporasi besar, melainkan sesuatu yang dapat diakses, dipelajari, dan diterapkan oleh mahasiswa, dosen, maupun pelaku usaha yang ingin memahami pasar secara lebih objektif dan mendalam.
SocialX berterima kasih kepada APBISDI atas undangan dan kepercayaan yang diberikan, serta kepada seluruh peserta yang antusias mengikuti sesi workshop. Kami percaya bahwa kolaborasi antara dunia akademik, asosiasi profesi, dan industri teknologi adalah kunci untuk mencetak generasi pelaku bisnis digital yang adaptif dan berbasis data.
